Minggu, 02 April 2023

Uji Asumsi Klasik Pada Skripsi Kuantitatif

Uji Asumsi Klasik

Pada analisis regresi linear pengujian asumsi disini merupakan suatu syarat untuk dilakukannya analisis selanjutnya karena asumsi-asumsi tersebut harus terpenuhi (Burhan dkk., 2019):


Uji Normalitas

Uji normalitas ini digunakan unuk memastikan bahwa sebaran data berdistribusi normal, karena dalam analisis regresi terdapat residu, yaitu selisih antara data faktual dan hasil prediksi, sehingga residu tersebut harus berdistribusi normal (Burhan dkk., 2019). Adapun menurut  Imam (2020), cara untuk mendeteksi normal tidaknya distribusi residual yaitu:

1.    Analisis Grafik, yaitu dengan melihat grafik normal plot. Jika data menyebar disekitar garis diagonal, hal tersebut menunjukkan pola distribusi normal, maka model regresi memenuhi asumsi normalitas;

2.    Analisis Statistik, uji statistik dapat dilakukan dengan melihat nilai kurtosis dan skewness dari residual. Nilai z statistik untuk skewness dapat dihitung dengan rumus.

Zskewness

Sedangkan nilai Z kurtosis dapat dihitung dengan rumus:

Zkurtosis

N ialah jumlah sampel, jika nilai Z hitung < Z tabel, maka distribusi normal, Z tabel pada signifikansi 0,05 ialah sebesar 1,96 artinya data berdistribusi normal apablia nilai Z hitung < 1,96.


 Uji Multikolinieritas

Uji ini bertujuan untuk menguji apakah pada model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel independen (Imam, 2020). Pada model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi masalah multikolonieritas. Menurut Imam (2020) untuk mengetahui ada atau tidaknya multikolonieritas pada model regresi dapat dianalisis melalui:

1.    matriks korelasi variabel-variabel independen dengan ketentuan jika nilai dalam matriks korelasi <0.90 maka tidak terjadi multikolonieritas;

2.    multikolonieritas juga dapat dilihat dari nilai tolerance dan variance inflation faktor (VIF) dengan ketentuan jika nilai tolerance lebih dari 0,10 dan VIF kurang dari 10 maka tidak terjadi multikolonieritas.


Uji Heteroskedastisitas

Uji ini bertujuan untuk menguji apakah pada sebuah model regresi terjadi ketidaksamanan varian dari residual suatu pengamatan ke pengamatan lain (Imam, 2020). Model regresi yang baik adalah yang tidak terjadi heteroskedatisitas atau yang homoskesdatisitas. Salah satu cara untuk mengetahui ada tidaknya heteroskedasititas yaitu dengan uji glesjer yang dapat dilihat dari nilai probabilitas masing-masing variabel dengan ketentuan jika nilai probabilitas signifikansinya di atas tingkat kepercayaaan 5%, maka dapat dikatakan tidak mengandung adanya heteroskedastisitas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TELAAH JURNAL ILMIAH PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA

TELAAH JURNAL ILMIAH 12. N0. ASPEK JURNAL  SUBSTANSI/ ISI JURNAL DIKUTIP 1 JUDUL : PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HA...